lazada ID
Showing posts with label Retnozuraida. Show all posts

Kala Hati Terserang Virus Galau


“Aku nggak tahu, rasanya cuapeeekk buanget, rasa terlampau lelah dengan apa yang ada, yang jelas pengen bisa ngilang, pengen pergi ke tempat yang jauuh buanget, gak ada orang yang kukenal. Entahlah, ini karena ulahku atau memang terlalu banyak yang minta dipikirkan. Seolah ini tidak adil buatku. Ah… atau ini hanya aku yang terlalu lelah dengan keadaan. Ah… dek… ada kalanya aku ingin menjadi kanak-kanak kembali” sebuah SMS dari sobat kecilku membuatku terhenyak.

“Virus galau menghinggapinya,” pikirku. Tetapi, rupanya bukan dia seorang yang terserang. Tidak sedikit teman-teman yang juga pernah terkontaminasi virus yang sama.

Saudariku, cinta Allah begitu luas dan begitu besar sampai-sampai jika kita datang dengan berjalan, Allah akan datang kepada kita dengan berlari. Hanya saja kadang kita lupa dan terlalu lalai untuk mengingatNya atau menganggap bahwa ibadah kepadaNya hanya sebatas shalat dan puasa saja.

Saudariku, Allah ada di saat kapanpun dan di mana pun kita berada. Kapanpun kita membutuhkanNya, Dia selalu ada untuk kita. Tidak hanya saat kita bahagia Allah membersamai, melainkan juga ketika kita kalut, galau dan sedih, Allah selalu dekat dengan kita. Tinggal kita menyadarinya atau tidak. Lalu menjadikanNya sandaran dan tempat kembali. Jangan takut untuk meminta kepadaNya kala engkau butuh, karena Allah pasti akan mendengar do’amu.

Tidak ada hal yang lebih indah jika hari-hari kita digunakan untuk ibadah kepadaNya. Ibadah bukan hanya shalat dan puasa, tapi setiap langkah kita bisa dinilai ibadah jika kita melangkah daalam kebaikan, untuk kebaikan. Hati tidak tenang karena hati kita kosong dari mengingat Allah. Kita lupa bahwa hati kita adalah milik Allah. Maka jagalah ia, berikan ia makanan yang menjadi haknya, yakni dengan memperbaharui keimanan kita setiap waktu.

Saudariku, jika kita sering berdoa kepada Allah tapi Allah belum juga mengabulkan do’akita. Sehingga kita mulai engan lagi untuk berdoa. Saudariku, ingatlah mungkin Allah sedang mencoba kita sesabar apa dalam berdoa. Jika bukan hari ini doamu dikabulkan, mungkin Allah masih menyimpan doamu di lain hari di mana Allah akan memberikan itu di saat yang tepat, bahkan yang tidak pernah engkau sangka.

Jika memang Allah belum mengabulkan doamu, mungkin Allah cinta kepadamu Ingin mendengar engkau selalu berdo kepadaNya. Bisa jadi sudah lama engkau tidak meminta dengan sungguh-sungguh kepadaNya.

Namun kita juga perlu introspeksi diri, bahwa ketika Allah masih juga tidak mengabulkan doa, mungkin ada makanan yang tidak halal dalam tubuh sehingga Allah tidak mengabulkan doa.

Saudaraku, di balik doa yang tak terkabulkan, pasti ada hikmah yang tersembunyi yang telah Allah siapkan untukmu. Seekor kupu-kupupun tidak akan berubah menjadi indah jika tidak mengikuti proses yang telah Allah tentukan. Dia seekor ulat, ia “khusyu” dan “sabar” menjalani proses sebagai kepompong, barulah ia akan bermetamorvosa menjadi seekor kupu-kupu yang begitu indah.

Semoga Allah memberikan yang terbaik untukmu, Saudariku. [Retno Zuraida]

Muslimah, Beginilah Kau Mulia dan Bahagia

Betapa mulianya engkau wahai muslimah, jika dalam keseharianmu engkau tampakkan akhlak sebagai wujud taat pada Tuhanmu dan cinta pada Nabimu.

Tahukah engkau, Allah memuliakanmu dengan berbagai banyak hal sampai-sampai Al-Quran pun memilihmu menjadi salah satu nama suratnya.

Allah memuliakanmu ketika dulu sebelum Islam datang waktu zaman jahiliyah engkau dihina dan menjadi makhluk yang tidak berharga. Sebelum Islam, engkau bisa dengan mudah diperjual belikan, engkau begitu mudah di alih tangankan. Saat engkau menjadi janda engkau layaknya barang yang dapat diwariskan ke sanak saudara. Ketika engkau dalam masa haid engkau diasingkan layaknya benda yang najis yang tidak layak untuk disentuh. Saat engkau lahir ke dunia banyak muka masam yang memandangmu karena engkau tidak diharapkan lahir di dunia. Bahkan mereka rela menguburmu hidup-hidup daripada melihatmu tumbuh sebagai seorang wanita.

Namun semuanya berubah ketika Allah mengutus Rasul-Nya yang sangat agung, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Ia membawa berita gembira dan sangat mengagungkan derajat wanita. Engkau pun tiba-tiba berubah. Layaknya mutiara yang harus dijaga dan dipelihara karena begitu mulianya engkau. Engkau pun menjadi tiang negara yang menentukan masa depan bangsa.

Tapi, semua ada di tanganmu sendiri wahai muslimah! Apakah kamu mau diagungkan dengan Islam atau tidak. Jika engkau mau diagungkan dengan Islam ikutilah apa yang menjadi ketentuan Allah atas dirimu, jangan pernah engkau lalaikan sedikitpun.

Tutuplah dirimu dengan jilbab
Perbaiki dirimu dengan akhlaq


Amalkan semua yang telah Allah perintahkan, jaga dirimu dengan mempercantik akhlakmu, menutup auratmu karena itu adalah penjagaan kehormatan bagimu.

Bukankah makanan atau barang pun jika dikemas dengan tampilan yang baik maka ia menjadi barang yang mahal harganya. Barang yang dibungkus rapi akan terjaga dari kotoran hingga debu yang beterbangan.

Begitu juga dengan wanita, muslimah. Semakin baik ia menjaga diri dengan menutup apa yang ditentukan Allah dan menjaga akhlaknya, semakin berharga dia di hadapan Allah dan makhluk-Nya. [Retno Zuraida]
Copyright © 2012-2099 SEKILAS DAKWAH - Dami Tripel Template Level 2 by Ardi Bloggerstranger. All rights reserved.
Valid HTML5 by Ardi Bloggerstranger